Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2014

Cerpen : Misteri Kekurangan Lili

Karya:
Canalya Amira Azhar 
Kelas : 5A

Aku sedih karena nilai ulanganku mendapat nilai 70 dan itu adalah ulangan Matematika. Aku memandang temanku Lili karena nilai ulangan dia 100. Di kelas ,aku memang selalu mendapat nilai diatas 70 untuk pelajaran Matematika. 

Tapi aku merasa aneh untuk yang saat ini aku berpikir hmm aku yakin pasti Lili curang, aku langsung menemui Lili .
“Halo Lili” kataku .
“Hai Lautney” kata Lili. 
“Lihat dong ulanganmu, aku ingin memastikan mana yang salah diulanganku.” 
“Oh silahkan saja”, katanya sambil memberikan ulangannya kepadaku. 
“hmm bodoh sekali anak ini” pikirku. Saat aku melihatnya aku melihat jelas bekas hapusan yang ada di kotak nama.Hmm ,teryata ini yang dia lakukan pikirku.

“Lili ternyata kamu curang ,ya?” kataku .
“Maksudmu apa?” ,katanya sambil tergagap – gagap.
“Lihat ini....!”, kataku sambil menunjuk – nunjuk kertas milik Lili. Suaraku dibuat nyaring untuk menakut- nakutinya .
“Ada bekas hapusan yang sangat terlihat jelas ini dan ini bertuliskan Lautney Cyrus, itu namaku ,aku tahu kamu kan sering pulang sore dan saat semua orang sudah pulang kamu mengambil ulanganku dan menghapus milikku dan mengganti dengan namamu, iyakan?”
“t...t...tidak kok” katanya tergagap-gagap .
“Mengaku!” kataku sambil membentaknya. 
“Baiklah, aku mengaku, aku memang menghapusnya dan ini silahkan berikan ke bu Cart, cepat... ! biks... aku tidak pernah mendapat nilai 100 pada ulangan Matematika. Walau aku pintar pada pelajaran yang lain".,Kata Lili sambil menundukkan muka 

"Maafkan aku,Lautney” ,kata Lili sesal. Aku terdiam dan  kemudian mengangguk pertanda memafkan Lili.

“ Aku mau mengajarimu, kita bisa belajar bersama. Aku sangat ingin mengajarimu Lili.Jika kau mau belajar pasti kamu bisa kok” kataku sambil merangkul Lili. 
“Terimakasih” katanya sambil balik memelukku.
 “sama-sama” kataku. 

Esoknya aku dan Lili pulang sekolah bareng. Jam 13 ,Lili datang membawa buku matematika. Aku sudah siap dengan buku komputer dan sebuah laptop. Setelah berdoa kamipun belajar bersama-sama. Setiap hari kami selalu bersama. Itulah persahabatan baru kami. 

Tamat

Rabu, 26 Februari 2014

Cerpen Salah Naik Bis Tersesat Ke Apartemen Behantu

Karya: Aulia Winanda Putri
Kelas : 5B

Pada sore hari sepulang sekolah akhir pekan, Jina, Jintu dan Rani mendiskusikan tentang rencana   pergi ke apartemen besok.Setelah perencanannya matang dan malam mulai datang, mereka pulang bersama

Jintu berpisah di pertigaan jalan.Dia pulang sendirian Tiba-tiba Jintu melihat sosok wanita cantik yang sedang beli sate, 
Wanita itu berkata,“bang ,satenya beli 10 porsi ya”.
abang satenya kaget dan abang satenya berkata “ nggak kebanyakan tuh neng ?” Wanita itu hanya tersenyum biasa.Sekejap  Jintu melihat wanita itu sudah menjadi setan .Wanita itu sering disebut sundel bolong pemakan sate. Karena menurut  mitos ,setan itu suka sekali dengan sate.Jintu melihat setan itu melotot kepada Jintu dan ternyata setan itu hanya membayar dengan bayar dengan daun .
Jintu ketakutan.Upss...ternyata itu hanya cerita  bayangan Jintu saja karena merasa seram pulang malam sendirian.

Keeesokan harinya , Jintu menceritakan kejadian tersebut kepada Jina dan Rani. Rani pun terkejut .Anehnya Jina tidak terkejut dengan cerita Jintu karena Jina memakai headseat. Wah lucunya. Rina pun usil dan membuka headseat milik Jina, 
 “Usil banget kamu Rina” teriak Jina
"Habisnya kamu tidak mendengarkan cerita Jintu, kasian dia ".Timpal Rina

Pada hari itu Jina, Rani dan Jintu pun pergi ke apartemen seperti yang mereka sudah rencanakan kemarin, mereka diantar ke apartemen oleh ibu mereka Sekalian mereka berpamitan .

Mereka pun berangkat .Mereka menikmati perjalanan dengan tenang .Setelah menempuh perjalanan cukup lama, merekapun  sampai di  apartemen .Tapi mereka tak menyadari telah salah menaiki bis .Bis yang mereka tumpangi adalah bis angker 

Mereka heran mengapa apartemen yang mereka singgahi tidak sama dengan apartemen yang mereka rencanakan.

Mulai detik itu ,mereka sering melihat kejadian aneh.Rani kesurupan dan membenci Jintu dan Jina.Perubahan prilaku Rina membuat Jina dan Jintu heran.Mereka bertambah heran karena melihat kejadian aneh lainnya.

Perlahan mereka memasuki kamar partemen.Kamar-kamar apartemen penuh dengan bunga-bunga .Tiba-tiba mereka  melihat sosok wanita cantik yang sedang berdandan. Wanita tersebut berada dekat sekali dengan apartemen Jina, Jintu dan Rani. ihhhh.

Belum habis dengan pemnadangan tersebut, kemudian mereka juga melihat perkelahian seorang cowok dan cewek .Tetapi hal itu tidak nyata hanya bau-bau menyan dan mereka di sentuh mereka pun berteriak karena tertangkap sedang mengintip perkelahian. Mereka disentuh oleh seorang kakek dan kakek itu berkata “kamu siapa nak, mau apa kamu kesini?” mereka menjawab “kakek siapa” “tenang kamu jangan takut kakek yang mengurus apartemen ini”. 

Mereka tercengang . “Kakek minta maaf karena kakek bawa kalian ke tempat ini soalnya hanya tempat ini yang aman” kakek tersebut berkata lirih
 “Kenapa kita ada disini kek”.kata Jina keheranan bercampur takut
 “Kalian salah naik bis ", jawab kakek
“ Kek, kami ingin pulang “ pinta mereka serentak .Jina mencoba menghubungi ibunya .Tapi tidak ada sinyal handphone sama sekali.Ketika mencoba sekian kali, Jina berhasil berkomunikasi dengan ibunya. Ibunya kaget dan segera  akan menjemput mereka.

” Mari kakek bantu supaya kalian bisa keluar dari tempat ini, siapkan bawang merah dan bawang putih ,masing masing 3 buah, juga sambal dan lada " kata kakek dengan wajah serius
" Siap kek ", kata mereka .Mereka segera bergegas menyiapkan syarat yang diminta kakek tersebut.

Setelah merasa siap, kakek langsung maju berhadap-hadapan dengan ratu jahat  ,dan perkelahian pun tak dapat dihindari lagi .Kekek kewalahan.Melihat perkelahian yang tak seimbang tersebut  ,tanpa pikir panjang , mereka membantu kakek dengan melemparkan  semua bumbu yang sudah mereka siapkan ke tengah perkelahian.

Brukk...! bumbu tepat mengenai tubuh ratu jahat, membuatnya sempoyongan dan ambruk seketika.Kakek itu benar ,mereka berhasil menaklukann si ratu jahar dengan semburan bumbu. 

Tetapi  tiba-tiba penghuni kamar bangkit dan balik berusaha menangkap mereka  dengan murka .Mereka  hampir saja tertangkap Tapi mereka dapat menghindar dan selamat.

Tanpa pikir panjang,mereka berlari kencang keluar dari apartemen .Setelah berlari cukup lama, mereka  berhasil bertemu dengan ibu mereka .Mereka berpelukan  .

Di belakang, terlihat kakek berlari tertatih-tatih . 
“Kek, apakah kakek bersedia ikut ke rumah kami?” 
“Maaf ,kakek tidak bisa ,kalian tidak marah kan?” 
“Tidak” jawab mereka agak sedih.
Sedetik kemudian si kakek meninggal akibat terluka parah saat berkelahi dengan ratu penghuni apartemen angker .Mereka pun sedih
“Selamat tinggal kakek”.Mereka menangis tersedu-sedu.

Tak lama kemudian, warga sekitar apartemen datang berkerumun.Warga dan polisi segera memberikan bantuan.

Tamat

Rabu, 22 Januari 2014

Cerbung :Misteri Lukisan Kuno

Karya:
Geubrina Fildzah Ghassani kelas 5D
Fairus Nur A kelas 5D
Canalya Amira Azhar kelas 5A 

Hari semakin gelap aku  menyusuri koridor asrama yang gelap, hanya ada satu penerangan ditengah koridor, aku terburu –buru menuju sebuah ruangan yaitu toilet. Hujan yang telah mengguyur bumi membuat lantai agak licin dan membuatku hampir terpeleset. 
“huh akhirnya sampai juga” gumamku memilih toilet yang paling pojok. Setelah buang air aku bercermin. Serasa ada yang sepintas lewat memakai gaun hijau dengan rambut tergerai, 
“mungkin halusinasi” batinku. Aku keluar dari toilet mataku tertuju pada sebuah lukisan yang dipajang di dinding bergambar anak gadis yang memakai gaun hijau dengan rambut tergerai bernama Hatsuni, anak dari pendiri asrama. “indah” gumamku. 

Aku melihat jam yang melingkar di pergelangan tanganku” jam 12.15 ucapku terburu-buru memasuki kamar asramaku. Di setiap kamar di isi 4 orang. Aku, Delina, Desi dan Denish. Di kelompok D lantai 4. Aku tidur di kasur bawah Denish diatasku Delina di kasur bawah juga Desi di atasnya. Di setiap kamar ada 2 kasur tingkat. Aku bermimpi tentang gadis di lukisan kuno itu dan berkata tidak jelas seperti help me... dan menunjukkan 5 aku tidak mengerti apa artinya, setelah mandi aku mengingat apa artinya. Setelah mandi aku mengingat setiap detil mimpiku yang aneh dan tiba tiba “aaaa” jeritku. 

 bersambung..

Kamis, 24 Oktober 2013

Kelas 6C Yang Asyik

Penulis: Galuh Radite Bayu Kinasih
Kelas : 6C

Hallo! Namaku Galuh. Aku siswi dari kelas 6C. Oh ya, kelas 6C itu punya akun twitter. Alamat twitternya adalah @sixcoolfams4.- kalo nama twitternya 6cetar417 kalo ga salah sih itu. 6C itu bisa disebut apa ajal loh...

Bisa disebut 6Cool, 6 comedi, 6culun, 6creative dan masih banyak lagi. Dan di kelas 6C itu muridnya pada kece-kece dan lucu-lucu. Kalo yang kece-kece itu ada banyak, kalo yang lucu juga banyak kok! Wali kelas 6C adalah pak Taufik Hidayat. Dan Pak Taufik itu selalu sukses kalo lagi ngelucu. Pokoknya di kelas 6c itu seru deh!Klo lagi belajar, Pak Taufik kadang kadang bercanda. Nah klo udah begitu, kelas 6C bisa ketawa ngakak. Kata Alsya, kalo sedang belajar, kelas 6C itu bisa tiba – tiba ketawa sama tepuk tangan. 

Oh ya , murid – murid yang lucu di 6C itu Isa, Efan, Zein, Riat, Ikhsan dan masih banyak lagi!!!Kelas 6C itu kalau lagi gak ada guru tuh ribut banget. Ada yang main bola,ada yang dengerin lagu,ada yang ngobrol dan masih banyak lagi deh. Ketua kelas 6C adalah Algi wakil ketua kelas Kiki, Sekretaris Putri, bendahara Lysia, seksi pelajaran Fauzi dan Nabila, seksi keamanan Dzaki, seksi kesehatan Kanti dan Ikhsan, seksi mading aku sendiri dan Dhiyo. Di kelas 6C juga banyak artisnya. Yang bikin julukan ini Pak Taufik. Di kelas itu ada Afgan alias Ikhsan, Vidi Aldiano alias Isa, Fathin alias Putri, Zaskia Gotik, Kiwil dan Caesar adalah Efan. Nah kalau soal nyanyi suara Afgan (Ikhsan) sama Vidi Aldiano (Isa) lebih bagus Vidi Aldiano.Tapi kalau yang aslinya, yang bener bener artis , itu Afgan.
Kalau di aslinya. Suara Afgan lebih bagus dari pada Vidi. Tapi kalau di kelas lebih bagus Vidi. Di kelas 6C, rata – rata orangnya itu pada gokil – gokil...Yang paling badung itu Ariq sama Bagja (menurut aku ya). Di kelas tuh banyak banget kejutannya. Kejadian yang suprise banget adalah waktu Bagja ulang tahun. Dia dari pagi sampai siang di jailin terus .Pak Taufik juga ikut ngejailin. Trus waktu Pelajaran Tambahan Bagja di kejutkan dengan kue tart besar. Kue itu di letakkan di meja guru,dan dihiasi oleh miniatur dan tulisan Manchester United atau biasa di sebut MU. Bagja itu nge fans ama MU. Setelah itu Bagja memotong kue dan di bagikan ke semua siswa kelas 6C. Pokoknya lucu banget deh!!!Pokonya aku bangga jadi murid kelas 6C. Jadi selamat membaca...Sekian dulu dari saya. Semoga hasil Ulangan Tengah Semester nya memuaskan! Bye
PS:Seksi kebersihan Icha dan Bagja 

Senin, 25 Maret 2013

Cerpen "First Day At Switch Academy"

First Day At Switch Academy
Karya : Fiqy Maulana Ardhi
Kelas  : 5A




Ini hari pertama Samantha sekolah di Switch Academy. Saat sampai di sekolah terdengar pengumuman "para murid baru, harap ke aula". Samantha segera ke aula dan mencari tempat duduk. "Saya adalah Madame Athanne, Kepala sekolah Switch Academy, di sini kami akan mengajarkan sihir bagi para penyihir, kalian harus mentaati peraturan disini". Setelah pengarahan, Samantha menuju ke kelasnya, disana sudah banyak orang. "hei, lihat murid baru!" seru seorang gadis ke teman-temannya, "wah, iya" kata temannya. "kau siapa?" tanya Samantha. "kami adalah wickedz, aku Speilettha ketuanya." kata Speilettha. "akan kukenalkan anggota Wickedz: Brestix Clairavora, Zacquline, Bellpaws, Fizz Finz, Tweenvil, Sophie dan Sophia. Lanjutnya lagi. "semuanya duduk aku madame Croetta Oletta, hari ini kita belajar switch the witch, be  ather switch, pottions, Beyond Futturix, Anymals chat dan controle wether ". Kata Madame Croetta.

Saat istirahat, Samantha berkeliling sekolah, ada seseorang yang menyapanya "Hai, siapa nama kamu?" aku Nathelle Cycrops". Kata Nathalle "aku Samantha Fluffscuf" jawab Samantha. "ini Mysteria Midnight dan Todd Ethan' seru Nathakke sambil menarik dua orang ke depan Samantha. "salam" kata Mysteria memberi salam, sedangkan kakaknya Ethan hanya cuek dan ke kelas. "Miss Fluffscruf, Miss Cycrops dan Miss Midninght, kalian dihukum membersihkan ruangan Royal Poladium sekarang" teriak Madame Croetta. "royal poladium itu apa?" tanya Samantha. "itu adalah ruangan guru" jawab Mysteria, "yang sangat bau dan kotor, ugh" lanjut Nathelle. "what, kita disuruh bersihin ruangan itu sampai mengkilap, no way!" kata Samantha. Ketika sampai di Royal Poladium "week, aku ingin muntah". kata Nathelle. "Sudah kita kerjakan saja" kata Mysteria. Setelah selesai ternyata sudah pulang. Ahh hari yang berat.

Jumat, 22 Maret 2013

Cerpen "Rahasia"

Rahasia
Karya : Ashifa Shaliha Arief
Kelas   : 4B



Sudah dari kelas 1 SD aku bersahabat dengan Lina. Lina orangnya sangat baik, dia juga disayang guru dan temannya. Suatu hari Lina membeli dagangan kaki lima di pinggir sekolah. Semua anak di sekolahku tidak mau membeli makanan di pinggir sekolah tetapi Lina tetap membeli makanan itu padahal sudah dinasehati oleh aku dan teman-temanku. "kenapa kalian tidak membeli makanan itu bukankah rasanya enak" gumam Lina dalam hati. Sekolahku memang sudah dikenal masyarakat adalah sekolah tersehat artinya anak-anaknya selalu membawa bekal nasi.

Suatu hari Lina sakit perut setelah memakan makanan yang dibeli di sekolah kemarin. Awalnya Lina mengira itu sakit biasa tetapi lama kelamaan sakitnya makin parah, akhirnya aku mengajak Lina ke dokter. Setelah sampai di Rumah Sakit aku dan Lina pergi ke dokter spesialis. Lina menyuruhku menunggu di luar kamar periksa. "assalamualaikum  dokter" kata Lina. Ia pun menceritakan kejadian di sekolahku. "baiklah diperiksa dulu yah". Selesai diperiksa Lina di diagnosa penyakit kanker stadium 4. Dokterpun menjelaskan makanan yang harus di konsumsi Lina dan obatnya " terima kasih dok"kata Lina "sama - sama"Lina keluar kamar periksa.Aku pun menanyakan kapada Lina"Lina gimana hasilnya?"Lina menjawab "baik-baik saja" baiklah kalau begitu besok kamu masuk sekolah ya?" " iya aku sekolah". Keesokan harinya aku dan Lina datang ke sekolah. Sampai di sekolah tiba-tiba Lina mimisan dan rambutnya rontok dengan banyak. "Lina kenapa?" aku makin tidak percaya dengan penyakit yang Lina yang bilang sakit biasa saja. " oh tidak mungkin ini hanya mimisan biasa" biar lebih pasti kita ke rumah sakit " "tidak usah ini hanya mimisan biasa". Lina langsung pergi ke toilet, aku mengintip ternyata Lina  membereskan rambutnya yang rontok dan mimisan yang banyak sekali. Tiba-tiba Lina pingsan aku langsung memangku Lina dengan berteriak "Lina". Akhirnya aku membawa Lina ke rumah sakit. Setelah itu aku mencari dokter yang tepat. Setelah dokter menjelaskan Lina terkena penyakit kanker dan ternyata benar yang dirahasiakan Lina terkena penyakit kanker. " stadium berapa dok" dokter menjawab "stadium lanjut mungkin harus dirawat." kata dokter.

Setiap pulang sekolah aku menjenguk Lina ke rumah sakit dan keempat harinya dokter bilang padaku kalau hidup Lina sedikit lagi. Lina pun tidak sengaja mendengar percakapan dokter. Lina pun menangis mendengarnya. Ternyata benar kata dokter satu jam setelah itu Lina meninggal. Sebelum meninggal Lina menulis surat untukku. aku pun membaca surat yang isinya
" Mimi sahabatku jangan menangis kau bisa mencari sahabat baru untuk menggantikanku tapi sebelumnya aku meminta maaf karena telah merahasiakan penyakitku padamu. Dan sahabatku kau jangan selalu merasa kesepian tidak ada aku karena aku tak ada. Maafkan aku jika aku punya salah" Sahabatmu Lina.

Aku pun tambah menangis membaca suratnya sambil berdoa semoga Lina bahagia di alam kuburnya.

Senin, 18 Maret 2013

Surat Kaleng Berantai

Surat Kaleng Berantai
Karya : Fiqy Maulana Ardhi
Kelas  : 5A





 Caroline berdiri di depan rumahnya menunggu tukang pos. "duh lama banget sih" gerutunya, tidak lama kemudian datang tukang pos dan memberikan surat kepadanya. Caroline menatapnya, surat tanpa nama pengirim dan penerima, tapi ada sebuah alamat, alamat rumah Caroline. Caroline masuk ke rumah mungil dan menuju kamarnya. Begitu dibuka, ia langsung membacanya. "bagi siapa yang mendapat surat ini, harus mengirim 15 surat yang sama ke orang lain dalam waktu 4 jam atau anda akan mati".
Caroline bergidik membacanya "apakah aku harus memberi tahu ibu! tapi pasti dia pikir aku main-main". Caroline pun segera menulis surat yang sama tanpa nama pengirim atau penerima. Tapi ia bingung harus menulis alamat rumah siapa. Akhirnya ia mencoba mengingat alamat rumah yang sering dilewatinya dan menulisnya di surat-surat itu. Setelah memberi surat itu perangko, ia bergegas ke kantor pos untuk mengirimnya.
Hei, Carol! kata Kate membangunkan Caroline, "kau bawa PR dari Miss Eleanor tidak?" "uhh... tidak" jawab Caroline. " oh, ada surat " kata Irene sambil membawa surat itu dan membacanya, Irene adalah salah satu penerima surat berantai dari Caroline, tapi tak sepertinya, Irene tidak percaya terhadap surat itu.
Keesokan harinya. " ahhh!!!" Irene menjerit karena sesuatu yang tidak terlihat menarik. "Irene, Irene dimana kau?" teriak ibu Irene mencarinya. Miss Stephanie "tadi aku mendengar jeritannya dan melihatnya seperti ditarik sesuatu, tapi tak kutolong karena kupikir dia sedang main." "oh Irene dimana kau?' batin ibunya.   

Sabtu, 16 Maret 2013

Hadiah Untuk Ummi

Hadiah Untuk Ummi

Karya : Geubrina Fildzah Ghassani
Kelas : 4C




Hari ini 28 Desember 2012. Begitu kataku ummi ulang tahun. Baiknya kasih hadiah apa yah. Oh iya celana panjang warna hitam. Lalu aku memecah celenganku terkumpul uang Rp. 128.000 wah cukup untuk beli celana panjang hitam, kertas kado dan pita. Kartu ucapan bisa aku buat sendiri mumpung ummi sedang tidak ada di rumah. Tok tok tok tiba-tiba pintu rumahku diketuk "eh kak Puan ada apa nih sore-sore datang?" "ummi ada?" "gak ada tadi pergi sama ummi Nadia. Kemudian kami membuat kue sosis ulat dan milk shake coklat. Lalu kami masukkan kedalam kotak makanan dan memberi pita, kartu ucapan dan kertas kado.
" Assalamualaikum " ummi pulang." Ummi selamat ulang tahun yang ke 43 ya semoga tambah sehat ya". "makasih sayang". Terimakasih ya Allah telah memberi ummi yang terbaik bagiku. Aku sayang ummi, muach...

Jumat, 22 Februari 2013

Teror of 13 Freaky Story in Hotel 13

Teror of 13 Freaky Story in Hotel 13

Karya : Fiqy Maulana Ardhi
Kelas  : 5A




Jeanette melirik jam, sekarang pukul 23.25 malam. Ia masih belum bisa tidur, padahal biasanya Jeanette atau yang biasa dipanggil Jean itu kalau sedang bertamasya sangat senang dan ia mudah tertidur pulas, tapi di sini ia merasakan ada yang aneh dengan hotel yang didalamnya berbarang antik, nama hotel itu Hotel 13. Saat membaca nama itu merasa seperti hotel angker. Karena tidak bisa tidur, ia pun turun dari tempat tidur dan "aahhh!!!!!" jeritan itu membuat Lindsay, Eliza dan Britanny terbangun. "Jean apa yang terjadi?" kata Eliza dengan mata setengah terpejam, "Oooooah...... di bawah ada apa?" kata Lindsay sambil menguap, semantara Brittany tertidur lagi."Iiituu.... ada hantuuu...!"seru Jean sambil menutup matanya dangan bantal. "Sudah,sudah tidak ada hantudi bawah kata Eliza menenangkan Jean. "keluar yuk sebentar" ajak Lindsay."setuju" kata Eliza dan Brittany yang sudah terbangun, kemudian mereka kaluar dari kamar, karena takut sendirian, Jean pun ikut walau takut, tapi mereka tidak menyadari kalau mereka diawasi... "hmm.... tadi kita lewat mana yaa?" tanya Lindsay, Jean manatap lantai yang bertuliskan angka 13 tiba-tiba "tolooonggg!!!" teriak Lindsay, lantainya tiba-tiba bolong. "Lindsaaay!!!"teriak mereka, kemudian hal yang sama terus terjadi sampai semuanya jatuh. " selamat datang di lantai 13" kata sebuah suara, "siapa itu?" batin Jean, "kalian cukup barani datang ke sini, aku adalah The Thirdteen, kalian akan dikutuk karena berani ke sini, hotel 13! kutukan 13 abadi. "kalian akan di sini sampai mati dan orang-orang akan melupakan kalian!" seru The Thirdteen. "tidak akan pernah!" tantang Lindsay, "ayo kita pergi" lanjutnya sambil mengajak kami pergi, "tapi...." kata Jean. "beraninya kalian, padahal kalian orang terpilih dengan angka 13 di hidup kalian!" teriak The Thirdteen marah. "13" kata Jean."aku memiliki 13 jilid komik" lanjutnya, "ini tanggal 13 tahun 2013" kata Eliza, "aku memiliki 13 sepupu" kata Lindsay dan "aku memiliki 13 boneka" kata Brittany. "oh, tidak" batin Jean, ding...dong...ding...dong "sudah tengah malam, Eternal 13 Curse!" teriak The Thirdteen, "tidaaak" teriak mereka...sejak saat itu hotel 13 menghilang......

Cincin Persahabatan

 Cincin Persahabatan

Karya: Canalya Amira Azhar
Kelas : 4D

 
Melisa adalah anak yang cukup pintar. Hidupnya pun sangat berkecukupan. Tapi ia tidak sombong. Ia mempunyai 2 sahabat yang sangat baik kepadanya. Namanya Mia dan Cortnie. Suatu hari Melisa, Mia dan Cortnie sedang jalan-jalan ke sebuah mall. Melisa sedang mencari sebuah gelang persahabatan untuk Melisa, Mia dan Cortnie. Untung hari ini hari libur jadi mereka sudah merencanakan hari ini akan belanja.

Sesampainya mereka di mall, mereka langsung mencari tempat perhiasan anak-anak. Mereka langsung mencari tempat gelang-gelang . Saat mereka sudah menemukan tempat aksesori bernama “The Kids Perfect”. Sesampainya mereka di tempat untuk gelang-gelang yang pas bagi mereka yang imut, pintar, cantik, tidak sombong dan baik hati. Mereka mencari semuanya sampai 1 jam mereka cari, tetapi nihil. Tidak ada. Jadi mereka langsung menemui seorang pramuniaga perempuan. Melisa bertanya “Mbak Liani, apakah ada gelang untuk kita?” tanya Melisa kepada pramuniaga tersebut yang ternyata bernama Liani itu. “oh gelang yang pas untuk kalian yang imut-imut ini sudah habis, sisanya hanya gelang-gelang untuk orang dewasa saja”. Kata mbak Liani. “kalo cincin persahabatan ada gak mbak” tanyaku. “oh itu ada kok disana!” katanya. “baiklah terima kasih” kataku. “ya sama-sama” balas mbak Liani. Lalu kami langsung bergegas ke tempat cincin. Saat sudah sampai di tempat cincin mereka langsung mencari cincin yang menurut mereka pas untuk anak imut seperti mereka. “Hei lihat deh yang ini bagus kan? Ada tulisan “friends” nya di tengah bentuk hati ini. Ada banyak warnanya lagi “ kata Cortnie. “hmm benar juga deh Cortnie ini bagus banget kan Melissa? “kata Mia” “iya sih, ya udah deh aku yang warna pink ini ya? Kataku. “ehm aku yang warna bitu aja deh” kata Mia. Ya udah berarti aku yang warna ungu canpur nila ini bagus ya? kata Cortnie melanjutkan. Kami langsung setuju . Setelah itu kami membayar semuanya dan langsung pulang ke rumah masing-masing.

Keesokan harinya Melissa melihat Mia dan Cortnie marahan. Melissa tahu semua itu karena terlihat raut muka Mia yang terlihat marah pada Cortnie. Melissa langsung bertanya pada Mia yang langsung pergi saat Cortnie berusaha untuk mendekati Mia. “Mia ada apa? Kok kelihatannya kamu marah sama Cortnie? “ tanya Melissa ingin tahu. “ Begini Mel si Cortnie itu menghilangkan cincin tanda persahabatan kita yang kemarin kita beli”. Kata Mia marah. “Cortnie benarkah itu?” tanya Melissa . Cortnie menjawab “ ya, cincin itu terjatuh saat aku berjalan menuju my home” kata Cortnie yang memakai bahasa Inggris , karena dia keturunan Inggris. “baiklah tidak apa-apa, cincin itu hanya tanda persahabatan bukan berarti kita tidak akan bersahabat lagi dong” kataku meminta pendapat. “baiklah” kata Mia “maafkan aku ya Cortnie” kata Mia meminta maaf. “oke, maafkan aku juga ya “ kata Cortnie. Begitulah beberapa menit musuhkan beberapa menit sahabatkan lagi. Ikuti mereka ya sobat.

Selesai.

Senin, 18 Februari 2013

Cerpen Anak " Salon's Salon "

Salon’s Salon
Karya: Safira Andaliana Jamil
Kelas : 4B
 Namaku Via. Aku dan temanku Nia, Dira dan Ani membuat salon yang bernama Salon’s salon, terletak di rumahku. “Hai Via” sapa Ani, Nia dan Dira kompak. Hai juga my friends! Sapaku. Hari ini pukul berapa Dir di buka salonnya! Kataku. Hm.. pukul 10 saja! Owh! Kataku. Yuk ke restoran punya Chaca! Kata Ani. Hayo.. !hayo..! brek... brek...brek...! kata Nia. Nia berisik tau! Kalo mau masuk restoranku jangan berisik! Kata Chaca marah. Ya sudah sih, woo! Kata kami kompak. Saat di dalam restoran. Mau pesan apa nyonya-nyonya? tanya mbak Rika. Hmm ... mau pesan 4 banana split, 1 big american favorite pizza dan jumbo sundae ice Cream. Kata kami berempat. Setelah makan kenyang sampai piring mengkilat seperti sudah di cuci, tiba-tiba alarm salon berbunyi dengan lagu What make’s you’re beautiful di tangan Dira. Dira cepat matikan, berisik tau! Kata Chacha. Chaca raja ngomel nih! Kata Ani iseng. Hiih! Kata Chaca. Stop.. girls! Kataku ayo cepat ke salon! Kata Dira. Mereka cepat-cepat ke salon sampai dia jatuh. Aaww! Kata Dira. Rupanya kaki Dira keseleo. Huh! Bantah Nia. Nia kamu gimana sih? Bantu BBF-mu saja tidak mau! Kata Ani membentak. Ya sudah ayo menggotong Dira sampai ke salon. Sampai di salon aku membawa Dira ke kamarku, yang menjaganya aku juga.. jadi yang membuka salon Nia dan Ani.

Tiba-tiba bel salon berbunyi. Salon’s- salon bye..bye..kita. Rupanya Siti dan Moura ingin di blow, creambath, lulur, catok rambut. Huh! Ini melulu maunya bclc bantah Nia lagi. Nia gak boleh gitu sama pelanggan! bentak Ani. Ayo masuk... saat selesai di blok, creambath, lulur,catok rambut. Ada lagi si Lidya dan Rheta mereka Cuma di creambath doang. Selesai di cream bath total harga Rp. 100.000 rupiah.

Satu minggu ke depan. Teman-teman aku sudah sembuh! Teriak Dira. Yeee, ayo kita rayakan kesembuhan Dira dengan traktir dia pizza, 1 jus, kado dengan penuh cinta dari Raihan. Asyik cuit.. cuwiw.. selesai dirayakan pekerjaan normal.

Sabtu, 08 Desember 2012

Cerpen Anak "Misteri Meja Bergerak "

Misteri Meja Bergerak
Karya :Nailah Fiorenza kelas 3C dan Haya Haura kelas 3B 

Sudah sering aku melihat meja di pojok kelasku bergerak sendiri. Tanpa ada yang menggerakkannya. Meja itu bergerak ketika kelas sudah sepi. Seperti saat istirahat dan pulang sekolah. Karena aku istirahat jarang keluar, aku pun sering melihatnya. Aku selalu membawa bekal, tidak membawa uang jajan dan tidak punya sahabat. Jadi begitulah hanya aku dan Fina ketua kelas yang selalu di kelas.

Karena aku penasaran aku pun bertanya kepada penjaga sekolah . Dia mengaku kalau dia juga sering melihat meja itu bergerak. Begini ceritanya. “Dulu tahun 1999 ada anak yang suka menyendiri seperti kamu dia pintar selalu peringkat satu dia juga banyak teman. Tapi sayang dia meninggal karena terbentur meja itu. Karena itu dia ingin tetap belajar .” Tapi mengapa meja itu bergerak pak? Tanyaku”. “ karena dulu di suka mengambil barang yang disimpannya di kolong meja dan tidak sengaja terdorong.”

Saat malam itu aku bermimpi ada bercak darah di meja itu. Aku menuju meja itu. Ada tulisan Melati. Aku jadi ketakutan tiba-tiba ada yang tersenyum di belakang meja itu. Aku langsung terbangun. Hatiku berdebar ternyata sudah jam 06.30. Aku langsung cepat-cepat mandi dan pergi ke sekolah. Ternyata di sekolah masih sepi baru ada Fina, aku langsung mendekati meja itu. Seperti yang ada di mimpiku aku melihat tulisan Melati. Aku mengambil tas ku. Tiba-tiba meja itu bergerak aku seperti di cekik dari leherku keluar darah-darah. Aku sudah tidak kuat lagi. Kata teman-teman aku pingsan.

Saat itu aku melihat banyak yang aneh di kelas. Aku melihat sosok anak kecil terbaring kepalanya berdarah dan tidak berdaya. Aku melihat label di bajunya bernama Melati Sania P. Ternyata anak yang diceritakan penjaga sekolah sekolah dan tulisan yang ada di meja itu seakan-akan anak itu berbicara “Hai Caca aku Melati aku akan memberi kejutan untukmu” dia mengeluarkan piala, aku langsung teriak kesakitan. Piala itu jatuh di kepalaku. Aku dengan lemas mengambil piala itu. Byur aku disiram oleh Fina. Aku sudah sadar saat bel masuk. Setelah pulang sekolah aku langsung berkaca masih ada darah di leherku.




                               

Selasa, 27 November 2012

Cerpen Anak "Peri Naila dan Sebuah Sepatu"

Peri Naila dan Sebuah Sepatu 
Karya: Canalya Amira Azhar 
Kelas : 4D 

Peri Naila adalah seorang peri yang sangat suka belanja di sebuah toko langganannya yaitu toko fashion. Peri Naila sangatlah ingin sekali mendapatkan barang-barang terbaru. Banyak barang-barangnya di gudang rumah jamurnya. Peri Naila sering bosan dengan barang-barang yang belum satu bulan , baru enam hari saja sudah ia taruh digudangnya. Oleh orangtuanya, ia disekolahkan di sekolah terbaik dinegeri MaryFairy. Tetapi satu bulan setelah ia sekolah ia sudah tidak pernah masuk lagi ke sekolahnya. Kemarin peri Naila membeli sebuah sepatu berwarna pink yang berhiasan pita berwarna ungu yang ditengahnya ada mutiara yang sangat bagus. Besoknya, saat ia akan pergi bersama teman-temannya, ia tak lupa memakai sepatu pinknya. Teman-temannya sudah menunggu peri Naila. 

Saat ia sudah siap dengan semua peralatannya, ia keluar dari rumah jamurnya. Ia mengunci pintu lalu ia keluar dari halaman rumah jamurnya. Saat peri Naila sedang berjalan , teman-temannya terkagum-kagum melihat sepatu pink milik peri Naila. “wow sepatumu bagus sekali Naila aku ingin sekali mempunyai sepatu sepertimu.” Kata peri Mila sahabat Peri Naila. Peri lain pun sangat terkagum-kagum melihat sepatu milik peri Naila yang sangat bagus. Mereka memutuskan untuk ke toko fashion. Sesampainya mereka di toko fashion mereka langsung berhamburan dan membeli banyak barang untuk mereka beli. Setelah selesai membeli barang-barang mereka ke kasir untuk membayar barang belanjaan. Setelah membayar semua yang mereka beli mereka bergegas pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya di rumah peri Naila langsung melempar sepatunya ke lantai. Lalu ia mencoba sepatu barunya. Beberapa menit kemudian setelah ia mencoba sepatunya ia langsung tertidur. Ia bermimpi sangat seram. Ia bermimpi sepatu pink nya marah karena banyak teman-temannya baru saja 6 hari sudah di buang ke gudang. Ia langsung terbangun karena mimpinya itu. Ia melihat sepatu pink itu masih berada di tempat semula seperti sebelumnya. Peri Naila langsung menaruh sepatu pink tersebut di rak sepatu khusus miliknya. Setelah itu ia merapikan semua barang-barangnya yang berada di gudang untuk nanti ia berikan kepada orang yang membutuhkannya. 

Keesokan harinya Peri Naila berpakaian rapi dan pergi berkeliling mengunjungi rumah-rumah untuk memberikan barang-barang yang sudah tidak dipakainya lagi. Setelah lelah berkeliling ia pulang, berganti pakaian dan tidur pulas dengan mimpi yang indah.

Jumat, 10 Februari 2012

Cerpen : THANKS FOR MY SISTER

THANKS FOR MY SISTER
Karya: Sucitra Rahman kls.5A
Hai! Namaku Indrina liontiana frandia skasyah. banyaknya yang manggil aku rina. Aku kelas 5 SD. Aku mempunyai seorang kakak yang bernama indrini Mutiarasari frandia skasyah yang biasanya dipangil rini Dia seorang kakak yang pintar. Dia sudah menduduki kelas 6 SD memang hanya berbeda satu tahun. Tapi dia tak peduli padaku .Aku dan kakakku tidak pernah akur . selalu saja bermusuhan

Kriiiiiiiiiing Jam wekerku berbunyi.Wah, sudah pagi .Waktunya bersiap-siap berangkat ke Sekolah. “Sekarang makan sama apa ya”
“Rina cepetan dong lama banget sih”,sahut kak Rini dengan kesal. 
“ ia kak Rini” “
"Assalamualaikum……..”sahutku pada bunda .
“Wa’alaikumsalam………” jawab bunda padaku.
Akupun lari ke depan dan masuk ke mobil, 
“Gimana sih masa makan nasi goring aja lama” .Iih kakak marah marah terus jadi sebel gerutuku dalam hati "Sudah siap semuanya ?", kata papah 
"sudah pah ",jawab Rina
Wah Ica sudah menunggu di depan pagar.
“hai Rina kok kayaknya kamu bête banget?” ica menyapa ku
“bukan kayaknya.tapi memang aku lagi bête deh”
“emm…O…pasti gara-gara kakakmu ya?”
“kamu kok tahu?”
“tahu dong setiap kamu cerita padaku pasti tentang kakak mu,memangnya gara-gara apa?”Tanya Ica padaku
Teet…..teet……. ,belpun berbunyi tanda masuk kelas.Sebelum masuk kelas ,biasanya kelas lima di sekolahku  berbaris dulu di lapangan baru di bolehkan masuk kelas oleh wali kelas masing-masing kelas. Setelah baris dan masuk ke kelas baru deh kita memulai pelajaran pertama.
“wah waktunya masuk” sahutku pada ica
“ia,ayo masuk kelas!” kata Ica padaku
“ayo!” seruku pada ica .
Sakarang pelajaran PLH .Aku suka pelajaran PLH .Oh ya ,aku kan belum menjawab pertanyaan dari Ica kira-kira ica marah ngak ya sama aku ?.
Wah sudah pukul 12,30 waktunya pulang tinggal nunggu bel berbunyi .
Teeeet……...teeet……………….. Horree belpun berbunyi Murid-muridpun berhamburan keluar
“Tapi aku belum dijemput” kataku pada Ica
“ sama Rina aku juga belum dijemput”
“ica…..” panggil kakak Ica pada Ica sambil melambaikan tangannya.
”kakak…. “ jawab Ica pada kakaknya sambil mambalas lambaian tangan kakaknya.
”bye Rina aku pulang duluan yaaa…”salam Ica kepada Rina
“bye juga Ica..”jawab Rina pada Ica  sembari salim dengan  kakaknya ,dan kakaknya pun mengusap kepala ica dengan lembut .Icapun melambaikan tangannya pada ku dan segera berboncengan di atas sepeda kakaknya.
Di dalam hati aku merasa iri, huft,………….enak yaa ternyata jadi Ica. Ica selalu rukun pada kakaknya,dan tidak pernah bermusuhhan.Kakak Ica selalu menyayangi Ica,dan Ica ngak pernah mengeluh tentang kejelekan kakaknya padaku selama ini.Sedangkan aku selalu cerita tentang kejelekan kakakku pada Ica kapanpun mauaku .Aku ingin sekali mempunyai kakak seperti kakaknya Ica ,seandainya aku punya. ……………………………………. Aku seperti sedang bermimpi
"Tin…tin……!" ,suara klakson mobil papa membuyarkan lamunanku ,Aku berlari menuju mobil dan menutup pintu mobil.Saat di mobilpun aku masih teringat tentang kakaknya ica .Tak terasa ternyata sudah sampai ke rumah .Saat aku turun dari mobil ,ternyata kak Rini sudah menungguku di depan pintu, aku berkata dalam hati semoga kak Rini mau minta maaf atas kejadian tadi pagi,
“Tolong rapikan rumah dan masak ,itu tugas dari bunda untuk kita berdua”
“Lho emangnya bunda pergi kemana ?”
“Ibu pergi ke Jakarta ,ayo kamu ganti baju rapikan ruang tamu” .Akupun langsung menuju kamar untuk mengganti baju .Setelah berganti baju, akupun langsung menuju ruang tamu .Sambil membawa sapu untuk menyapu dan kemoceng untuk membersihkan debu,ternyata kakak Rini sudah menungguku disana.
“Kamu bersihkan ruang tamu ini sampai bersih” pinta kakakku.
“Lalu kakak mengerjakan apa?”
“Kakak mau rapikan kamar kakak saja!”
“Lalu siapa yang membersihkan ruangan yang lainnya?”
“ya kamulah Rin!” Akupun berkata dalam hati sambil membersihkan debu yang berada di meja tempat pajangan, mengapa harus aku semua yang mengerjakannya padahal kakakkan sudah besar tapi tidak bisa rapikan yang lain ,kok maunya merapihkan kamarnya saja ,nah sudah selesai deh tinggal Tanya kakak siapa yang masak?, akupun langsung menuju kamar ka Rini. Tok..tok…… Akupun mengetuk kamar ka Rini
“kak sekarang siapa yang akan masak?”
“Emangnya kamu sudah selesai ?”
“sudah selesai kak”
“sekarang kamu lah yang masak”
“baik lah sekarang aku yang akan masak” Akupun langsung menuju ke dapur, di dalam hatiaku berkata,mengapa selalu aku saja yang mengerjakan merapihkan rumah saja aku sekarang yang masak aku lagi huuh..
Kali ini aku mau masak ayam goring dan kue eeem kayanya enak aku jadi mau makan sekarang hahaha……………..
“kamu masak apa?” Tanya kak kepadaku.
“masak ayam goreng dan kue!” jawabku kepada kak Rina sambil kesal karna kak Rini nanyanya juga sambil kesal. Wah hampir selesai. Nah sudah selesai deh sekarang tinggal dibawa-bawain makanannya ke ruang makan
 “Kak,Kak....aku sudah selesai masaknya!” kataku kepada kakak Rini.
“Ya kakak nanti ke ruang makan!”jawab kakak kepadaku.Tidak lama kemudian kakak datang ke ruang makan dan kamipun makan bersama.
Setelah makan aku tak terasa hari mulai sore. Dan akhirnyapun malam. Bunda dan ayah pun akhirnya pulang. Seperti biasa, bunda dan ayah selalu membawa makanan untuk makan malam
“Ayo kita makan bersama!” Ajak ayah kepadaku dan kak Rini.
“Ya ayah nanti aku dan kak Rini akan ke ruang makan!”jawabku kepada ayah. Aku dan kak Rini pun menuju ke ruang makan. Kami makan malam bersama.
Setelah selesai makan akupun langsung menuju ke kamar. Aku membuka  buku penghubung ,ternyata hari ini ada tugas IPA yaitu menggambar binatang serangga. Aku menggambar kumbang. Ah kumbangnya seperti sandal jepit aneh sekali. Aku pun membuat ulang gambar kumbang lagi. Hasilnya ternyata masih sama saja seperti sandal jepit.Tidak apa-apa deh Walaupun gambarnya seperti sandal jepit , yang penting aku mengerjakannya sendiri. Akupun langsung menyiapkan seluruh  buku  dan semua keperluan untuk pelajaran besok. Akupun beranjak ke tempat tidur. Aku sempat tak bisa tidur . Tapi setelah berusaha memejamkan mata ,akupun tertidur dengan nyenyak.
Krriinngg…………………………….krrinngg……………………………. Jam wekerku bunyi dua kali.
Kalian tahu kan kalau itu menunjukkan pukul lima tepat kebanyakanya yang bilang pukul lima pagi ha….haha…. Seperti biasa aku harus merapihkan tempat tidur dulu,kemudian bergegas mandi. Setelah mandi. aku langsung memakai seragam sekolah yang telah disiapkan oleh bunda. Setelah semuanya beres dan rapi, aku segera turun dari kamarku yang berada di tingkat dua lewat tangga menuju ruang makan. Ternyata bunda, papa, dan kak Rini sudah ada di ruang makan. Aku langsung duduk di samping bunda,sedangkan kak Rini duduk di dekat papa.Setelah makan ,aku pergi ke teras depan rumah langsung   menaiki mobil. Setelah aku dan kakakku naik, papa pun langsung menghidupkan mesin dan menyetir mobil menuju sekolah tepat pukul enam lewat tiga puluh menit .
Setelah sampai di gerbang sekolah ternyata Ica menyambutku dengan tergesa-gesa”Kenapa kamu tergesa-gesa seperti itu?” tanyaku kepada Ica dengan heran .
“Aku tergesa-gesa karena sebentar lagi bel sekolah ,ayo cepat masuk ke kelas!”Ica membawaku langsung menuju kelas.
”ooo… ternyata kamu tergesa-gesa karna sebentar lagi bel ya!” lediekku pada Ica.
“Iya…..” jawab Ica dengan agak malu-malu .
Teeet……………..teeet……………!!. ,bel sekolah itu berbunyi dua kali.  Itu bertanda mulai baris di lapangan masuk kelas dan siap memulai pelajaran pertama. Bu metta sudah datang.
“siap beri salam” suara wakil ketua kelas kepada teman-temannya
“Assalamualaikum WR.WB” siswa-siswi kelasku memberi salam kepada ibu Metta.
“Waalaikum salam WR.WB.” jawaban salam dari bu Metta untuk murid-muridnya.
Oh ya sekarang adalah pelajaran IPA dan aku sudah kerjakan PR IPA tadi malam yakni menggambar serangga .Aduh aku takut dikomentari oleh bu Metta karena gambarku  sangat-sangat jelek bahkan seperti sandal jepit he…he,
"Anak-anak ayo tugas menggambar binatangnya di kumpulkan!” perintah bu Metta. Akupun langsung mengambil gambar yang telah aku buat tadi malam dari dalam tas. Aku membawa buku itu ke depan meja bu Metta sambil menutup-nutupi gambar serangga buatanku.
“Rina gambarnya kok di tutup tutupi sih?” tanya Ica sambil kebingungan
“Engga apa-apa kok Ca”jawabku dengan grogi .
“Kenapa,  kalau gak ada apa-apa kok ngomongnya gerogi sih ?,pasti kamu takut diledek yaa karna gambarmu berantakan ?” tanya ica kepadaku lagi.
“engga kok, tapi gambarku memang berantakan sih!” jawabku sambil tersipu malu.
“Takut dikomentari oleh bu Metta ya?” tanya ica lagi.
“ iya,kok tahu sih” jawab ku lagi-lagi tersipu malu.
“Udah ketebak!” jawab ica dengan agak sombong. Akupun langsung mengumpulkan gambarku di depan meja Bu Metta sambil deg-deggan .
“Rina” suara siapa itu? ternyata bu metta memanggilku aduh aku kaget dan deg degan.
“i…. iya bu Metta ada apa?” jawabku dengan grogi dan juga deg-deggan sampai aku ingin menitikkan keringat dingin ,lebay banget yaa aku sampai kringat dingin begitu.
“kamu punya kakak ya?” tanya bu Metta kepadaku
huft……aku  telah melepaskan keteganganku dan mulai bernafas dengan lega lagi deh,ternyata bu Metta menanyakan apakah aku mempunyai kakak atau tidak.
“ iya Bu aku mempunyai kakak” jawabku.
“kelas 6 yaa?” tanya bu Metta lagi.
“iy bu” jawabku singkat.
“namanya Indrini yaa?” tanya bu metta lagi.
“iya” jawabku lagi-lagi singkat.
”soalnya mukanya mirip banget sama kamu kakaknya pintar kok adiknya engga”kata bu metta lagi. “he…he….” Aku bisa menjawab dengan tawaan saja.
“ya sudah duduk saja dulu!” bu metta menyuruhku untuk kembali ke tempat dudukku . Sementara bu metta menilai hasil karya siswa-siswinya.
“nanti bu Metta umumkan siapa yang gambarnya bagus dan yang gambarnya berantakan”kata bu metta.
Aduh bagaimana ini pasti aku disebut berantakan gambarnya aku sangat deg-degan.
“Rina pasti sally dan sella akan tersebut yang terbaik!” kata ica. Memang dikelasku yang pintar menggambar adalah Selly dan Sella ,mereka kembar lho. Bahkan mereka pernah menjuarai kejuaraan di tingkat provinsi Sally sangat hebat ya.
”Tiga gambar yang berantakan adalah 1. Aldo zakaria 2.nyolanda jati rafida 3.muhamad rizky maulana.”bu metta memberitahu tiga orang yang gambarnya berantakan.
Huft untungnya aku tidak tersebut .
“dan inilah tiga gambar yang bagus dan rapi 1. Indrina liontiana frandia skasyah 2. Sally evelliandra maharani 3.sella evelliandra maharani itulah juaranya” kata bu Metta sambil menunjukan gambar paara juaranya.
”lho itu kan bukan gambarku!” kataku sambil ke heranan.
“lalu itu gambar sipa dong?” tanya ica kepadaku.
“ aku juga gak tahu” jawabku .ternyata ica juga merasa keheranan.
“ oke pelajaran ibu sudah selesai, setelah pelajaran ibu pelajaran bu Novi” bu Metta mengundurkan diri meninggakan kelas. Tapi aku masih heran dengan gambar tadi aneh sekali ya? Biarlah ,yang penting aku jadi juara 1.
Setelah bu Meta keluar, tak lama kemudian bu Novi masuk kelas. Bu Novi adalah guru agama Islam jadi aku dan siswi perempuan  memakai kerudung dan anak laki-lakinya pakai peci. Kalau pelajaran bu novi jarang ada PR, jadi asyik. Seperti biasa jika guru masuk ke kelas kami kita harus memberikan salam kepadanya.
Setelah pelajaran bu Novi seharusnya ada pelajaran bu sinta yaitu pelajaran bahasa Inggris. Tapi karna ada rapat guru-guru jadi tidak ada pelajarannya dan akhirnya kita semua diliburkan.yeee termasuk kak Rini
Di halaman sekolah,aku menuggu papa bersama kak Rini tapi kak Rini malahan asyik bermain dengan teman-temannya. Ica sudah pulang jadi aku sendirian deh menunggu papa.
Tiiiinnnnnn…………tiiiiiinnnnn……………….!,bunyi klakson mobil papa membangunkan lamunanku . “Dik, Papa tunggu di depan BP ya! “kata papa.
“iya pa..” kataku d
“kak Rini papa sudah datang!” seruku aku memanggil kak Rini tapi kak rini belum juga menghampiri. “Kak……..Rini, Kakak…. ,Kak…………Indrini!” bahkan aku memanggil kak Rini untuk kedua, ke tiga, dan bahkan sampai ke empat kalinya,tapi  kak Rini belum juga datang. “Kakak……Kakak……… Indrini Intansari Frandia” barulah yang ke enam kali dia menyahut.
“Apa sih dari tadi manggil-mangil kakak terus!” ternyata kak Rini menjawab, tapi dengan eksperesi marah-marah.
“Aku tuh dari tadi bilang kalau papa sudah datang lihat saja sendiri di depan gerbang sekolah kalau kakak gak percayaaa!”  kataku juga sambil marah membalas jawaban  kak Rini yang marah-marah  .
“Ya, kakak ke bawah deh!” katak kak Rini.
Akupun berkata di dalam hati bahwa aku sangat- sangatttt sebal sekali pada Kak Rini ,padahal ia adalah kakak kandung ku sendiri. Aku sebal karena kak Rini sering marah-marah kepadaku ,lama-lama aku juga ketularan marah. Eh itu kak Rini yang turun dari aula.
“ Mana ada si papa!” kata kak Rini yang semakin jengkel saja kepadaku.
Huft sangat cape yaa punya kakak yang begitu.
“Papa ada parkir di depan BP (Bintang Pelajar)” kataku yang juga jengkel kepada kak Rini.
“ Berarti kita harus jalan dulu dong sampai ke depan BP ".. Memang sih BP lumayan jauh dari sekolah ku ini.
Akhirnya aku dan kak Rini pun pergi ke BP. Setelah sampai ke BP ternyata papa sudah menungguku dengan lama. aku dan kak Rini langsung naik dan masuk ke dalam mobil papa. ternyata bunda juga sudah menunggu cukup lama di dalam mobil. Papapun langsung tancap gas, tapi tidak terlau kencang .
“ Hai ,putri-putriku yang  cantik ini telah menyimpan ilmu dan bekal dari guru-guru di dalam otak kalian masing-masing!” bunda memujiku dan kak Rini juga yang menjawab. Kami semua terdiam dan tidak ada yang membalas pujian dari bunda.
“Lho kok ngak ada yang menjawab pujian dari bunda?”. Kata papa.
“Terimakasih Bun” jawab aku dan kak Rini dengan agak ketus kepada bunda.
“Lho berterimakasih kok dengan nada yang malas-malas begitu sih ” protes papa.
“ Tidak apa-apa kok Pa, mungkin mereka sangat lelah karena seharian menuntut ilmu”. Tukas  bunda mencairkan suasana dan  membela kami.
Memang kata-kata bunda seperti kata-kata mutiara . Mutiara seperti nama lengkap kak Rini ,Indrini Mutiarasari Frandia Skasyah, sedangkan namaku memakai kata liontin seperti yang berada di kalung, Namaku adalah Indrina Liontiana Frandia Skasyah. Oh ya, Frandia dan Skasyah itu dari kata nama papa dan bundaku lho. Nama papa Farhan Hilmansyah, sedangkan nama bunda Dian Shafaska. Hebat ya bunda dan papa bisa membuatkanku dan kak Rini nama-nama yang sangat indah.

Mobil terus melaju menghantar kami menuju pulang.Rasanya sudah saatnya bagiku untuk  mencari tahu teka teki yang dari tadi siang masih mengotak atik pikiranku.
“ Oh ya, Kak tahu gak siapa yang mengganti gambar serangga buatanku?” aku bertanya kepada kak Rini.
“ Memangnya ada apa?” tanya kak Rini kepadaku.
“Gambarku beda dari yang telah aku gambar tadi malam!” aku memberitahu kak Rini.
“Ohh, kakak yang menukarnya!” kata kak Rini.
Pantas saja aku jadi mendapat nilai 98 dan meduduki peringkat terindah yaitu Satu.
Tterimakasih ya kak aku jadi mendapat nilai yang indah, kok kakak tahu sih aku ada pr menggambar serangga?”aku bertanya kepada kakak.
“ Saat kamu masak kakak tidak sengaja masuk ke dalam kamarmu yang terbuka, kakak melihat buku penghubungmu , dan kakak langsung menggambar serangga, tapi gambar itu kakak simpan di kamar kakak , dan saat kamu mandi kakak menukar gambarmu yang berantakan itu dan menjadi gambar kakak yang mendapat nilai 98 itu!”. Kata kakak .
“Trimakasih Kak!” ucapku terharu.
Saat itu adalah saat yang indah bagiku yang tak  mungkin kulupakan . Karena saat itu aku dan kakakku  tidak bermusuhan lagi .Itu semua karena kak Rini yang telah memperbaiki hubungan persaudaraan yang sempat  tidak harmonis. Ternyata aku bisa mengikuti kata-kata mutiara yang diajarkan oleh bunda, thanks for my sister.

Rabu, 21 September 2011

Cerpen " My Dream.."

My Dream

karya :
Naura Khansa Ambarsari ,Kelas 5

Saat aku sedang terjatuh.. pasti best friends forever menolongku… begitu juga Ibnu, Taufik Mendukungku.. jangankan mereka, Uto , Refa, Raka & Revanza dapat jadi tempat untuk berbagi…

Sekarang aku hanya bisa membaca kejadian itu di KuGoAnGa, yaitu buku yang kami namai BBM, yaitu Blackberry Book Mobile, dan KuGoAnGa, hanya sekedar Komunitas.. yang kami lakukan.. berbagai kegiatan.. dari pada tawuran?? Aku hanya membuat waktu lebih bermanfaat, dan juga makin mengetahui keadaan seseorang..

Kalian tahu?? Kalau pada tanggal 3 juli supir jemputanku wafat.. aku dan teman-teman jemputanku membuat group” Sumbangan untuk Alm. Heri ” kami terus membuat KuGoAnGa tetap bersama… walau diantara kami banyak masalah.. aku berkawan dengan siapa saja.. tapi aku ga asal..

Kalian lihat! Kadang jika kamu memegang Hp dihadapan anak ( maaf ) gembel… apa lagi BB! Mereka hanya memandangi dengan rasa sedih… Mungkin, diantara kalian ada yang dibelikan Hp Samsung, terus kalian banting hingga Hp itu rusak, atau retak! Apakah.. ada anak gembel yang menginginkan Hp..Hampir semua! Makanya aku membuat BBm agar anggota dari buku itu tahu rasa dari Hp! Yah, paling sekedar Blackberry Mesenger, tapi, bukan buat ketagihan ! nyontek!!

Aku punya anak orang kaya… namanya Ramadhan Agung Karyuto! Ya.. dia ramah.. ibadahnya tekun! Terus aku tak menyangka keluarganya ber-BB ria.. dia hanya ingin mempunyai hp Esia!!! Dia juga pernah di tawarin untuk di belika i-Pad!! Tapi dia menolak!! Kalau aku malah mau!!!!

My Dream: “ Kalau aku menjadi orang yang berhasil,aku akan menghajikan orang tua, membangun seperti apartemen sederhana untuk tempat tinggal orang yang tak sanggup membangun rumah.. dan disitu GRATIS!! Pendidikan juga!!, dan aku mau kuliah di UI dan melanjutkan S 2 di Germany.. agar melanjutkan cita cita ku yang ingin menjadi arsitek, duta besar Indonesia untuk Germany,desainer!!! “ Naura Khansa

Jumat, 25 Maret 2011

Gambar di Dalam Mimpi

Karya : Ninimas Sakti Kinasih
Kelas : 6C

Mimpi bisa jadi kenyataan...
Rachel adalah anak yang sangat gemar menggambar. Gambarnya ada gambar hantu, naga api dan pangeran yang sangat tampan. Malam itu Rachel bermimpi buruk. Ia bermimpi jika gambar itu menjadi nyata dan menyerang dirinya. Setiap malam ia memimpikan mimpi yang sama sampai bertahun tahun.

Saat Rachel belari di taman ia terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam. Lubang itu lubang ajaib yang menyambungkan dunia nyata dan dunia mimpi. Dia menemukan gambar gambarnya di dunia mimpi tetapi anehnya gambar tersebut hidup, seperti yang ada di mimpinya Rachel. Rachel pernah menggambar seorang pangeran yang gagah dan tampan namanya “Rafael” akan tetapi Rachel pun pernah menggambar naga api dan nenek sihir yang sangat jahat. Nenek sihir itu bernama Roselaw dan naga apinya bernama Karenai. Roselaw dan Karenai menyerang Rachel, tetapi Rachel tidak bisa berbuat apa apa. Untungnya di waktu yang tepat sang pangeran Rafael datang menolong. Dan akhirnya terjadi perkelahian antara Rafael dengan Roselaw dan Karenai. Karenai terus menyemburkan api dari mulutnya sedangkan Roselaw terus mengeluarkan sihir sihir jahatnya. Tetapi Rafael tetap melawan meskipun dia hanya memiliki pedang tua. Tetapi karena Rafael memang sang pangeran tangguh akhirnya Roselaw dan Karenai mati dikalahkan oleh Rafael.

Rachel pun mengajak Rafael untuk hidup di dunia nyata dan Rafael memutuskan untuk meninggalkan dunia mimpi dan akan berpindah ke dunia nyata.Tiga tahun kemudian setelah Rafael tinggal di dunia nyata Rafael dan Rachel menikah. Tidak lama kemudian mereka dikaruniai sepasang anak kembar perempuan dan laki laki. Nama anak kembar mereka Rudy dan Ruby. Mereka memiliki hobi yang berbeda. Rudy gemar olah raga dan bela diri sedangkan Ruby gemar menggambar. Dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya. SELESAI.

Senin, 14 Maret 2011

Pengantin Singa

Karya : Hasna Siti Syarifah
Kelas : 3A

Pada suatu hari ketika seorang gadis sedang mencuci pakaian di danau, lewatlah seekor singa yang menakutkan. Singa menatap gadis itu dan langsung merasa tertarik padanya. “oh betapa cantiknya dia! aku ingin dia menjadi istriku.” Singa segera pergi ke rumah si gadis dan melamarnya “graoooo, izinkan aku melamar anak perempuanmu untuk menjadi istriku.” Ayah si gadis sangat terkejut mendengar permintaan itu, bagaimana mungkin anakku menikah dengan seekor singa? Bisa bisa suatu hari nanti di makannya. Tetapi kalau menolak mungkin aku dan anakku akan di makan oleh singa yang marah.

Untungnya ayah menemukan cara yang halus untuk menolak permintaan sang singa. “wahai singa, tolong lepaskan dulu taring dan kukumu, sebab anakku merasa takut melihatnya.” “benar juga, taringku ini memang selalu membuat manusia ketakutan” karena singa sangat menginginkan gadis cantik itu menjadi istrinya, walaupun berat hati, ia melepaskan semua kuku dan taringnya singa yang tidak berkuku dan bertaring sudah tidak kami takuti lagi. bak buk buk! Ayah memukuli singa itu sebagai hukuman atas perbuatannya. Tamat

Rabu, 22 September 2010

Cerpen Murid :" SAHABAT "

Oleh: Farah Syifa Aulia
Kelas: 5B
Desi melongok kearah jendela. Ia melihat teman temannya bermain di lapangan dengan senang dan gembira. Desi pun duduk kembali ke kursi belajarnya. Kini ia berusia sembilan tahun. Semenjak neneknya meninggal dunia tidak ada yang mengurusnya lagi di desa. Dia dibawa ke tempat anak yatim piatu di tengah kota. Pemilik tempat anak yatim itu bernama Mrs. Mila. Karena Desi anak yang cerdas maka Mrs. Mila menyekolahkan Desi di sekolah Merriot. Sebuah sekolah yang paling mahal di kota ini.

Sebagian besar anak yang bersekolah disini anak orang kaya. Tetapi Desi tidak mau putus asa hanya karena orang miskin. Saat Desi pertama kali masuk sekolah dan memperkenalkan dirinya tidak ada anak yang mendengarkan apa yang dikatakan Desi mereka tidak memperdulikannya. Hari ini belum ada teman yang mau mendekatinya.

Desi melihat teman temannya sedang mengerumuni Lala yang sedang berjualan pin beraneka gambar kartun yang lucu. Desi tertarik untuk membeli pin juga. Tiba tiba saja Desi tidak sengaja menjatuhkan kotak pensilnya Kattie sedangkan Kattie sedang asyik memilih pin . Kebetulan Ella dan Mella melihat Desi menjatuhkan kotak pensilnya Kattie. Desi yang sedang merapihkan kotak pensilnya Kattie lalu menaruhnya di meja ke tempat semula “aduh Kat .... maafkan aku ya... aku tidak sengaja menjatuhkan kotak pensilmu” ucap Desi. “ Desi ini kan hadiah ulang tahun ku dari Belanda pokoknya kamu harus ganti” kata Kattie. “Tapi aku nggak punya uang untuk menggantikannya” ucap Desi. Lalu Mella berkata “bagaimana kalau dia tidak mau mengganti kita kasih hukuman?” “OK” kata Kattie . “Cukup aku tidak suka, kalian semua jahat! Apa kalian tidak punya belas kasihan kepada orang miskin seperti aku.. hiks” Desi sambil menangis. Lalu dia keluar dan menangis. Ada seorang anak perempuan yang menghampiri Desi “mengapa kamu menangis Desi” kata Lia. “aku dimarahi oleh Kattie karena aku tidak sengaja menjatuhkan kotak pensilnya” kemudian Lia mendatangi Kattie “eh Kattie kamu kok suka marahi orang sih Desi anak baru dan dia tidak sengaja menjatuhkan kotak pensilmu”. Kata Lia dan langsung pergi. “Desi, kamu sekarang tidak dimarahi lagi tadi aku sudah menegur Kattie agar kamu tidak dimarahi lagi”. Kata Lia. “Makasih ya Lia” kata Desi sambil memeluk Lia. Lalu Lia mengajak Desi untuk membeli pin yang lucu itu dan mereka hari ini sudah saling bersahabat.
(tulisan ini belum diedit)